Friday, September 4, 2009

Jakarta Aman Untuk Semua

Citra suatu ibukota merupakan cerminan dari negara yang diwakilinya. Maka ketika Jakarta yang merupakan pintu masuk ke negara ini terancam kehilangan citra aman, usaha pemulihan nama haruslah dilakukan. Insiden pemboman yang terjadi pada tanggal 17 Juli 2009 di hotel Ritz Carlton dan J.W Marriott telah menimbulkan dampak yang sangat besar terhadap kota Jakarta. Salah satunya dalam bidang pariwisata.

Kami sebagai Abang&None DKI Jakarta sekaligus duta wisata DKI Jakarta tergerak untuk menyelenggarakan suatu kegiatan yang mengusung tema ‘Jakarta Aman Untuk Semua’. Semboyan kami adalah ‘We are Brave, Jakarta is Safe, We are Fighting For Humanity’ yang bertujuan untuk menunjukkan bahwa kami warga Jakarta tidak takut terhadap aksi terorisme dan akan terus berjuang untuk memperbaiki citra Jakarta sebagai Ibu Kota Negara Kesatuan Republik Indonesia yang aman dan nyaman.

Acara ini dihadiri oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta, ikatan Abang&None Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur dan Jakarta Kepulauan Seribu, selain itu juga beberapa komunitas sepeda dan sepeda ontel.

Dengan memanfaatkan “car free day”, maka acara ini kami langsungkan pada:

Hari, tanggal : Minggu, 26 Juli 2009

Waktu : 07.00 – 11.00

Tempat : Bunderan Hotel Indonesia – Hotel Ritz Carlton, Mega Kuningan

Acara kami mulai dengan melakukan funwalk, di mana panitia membagikan merchandise (bunga/pin/pita) kepada warga Jakarta sebagai simbol kepedulian terhadap korban dan penegasan atas ketidaktakutan terhadap terorisme. Beberapa perwakilan Abang & None juga berorasi dan menyanyikan yell-yell, untuk membakar semangat partisipan. Sesampainya partisipan di area Hotel Ritz Carlton, Mega Kuningan, Abang & None DKI Jakarta 2009 mempersembahkan salam sembah sebagai tanda dimulainya acara inti. Diikuti oleh pembacaan doa dan pemberian rangkaian bunga kepada pihak Ritz Carlton. Setelah itu, acara ditutup dengan mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi, dan tentunya harapan semoga gerakan ini bisa menunjukkan bahwa warga Jakarta peduli.


Mari kita bersama-sama tunjukkan bahwa Jakarta masih merupakan pintu masuk ke negara kita yang aman dan nyaman untuk semua. Bahwa seluruh warga Jakarta mengutuk perbuatan tidak manusiawi tersebut, dan kita tidak takut terhadap aksi terorisme.